Friday, 12 August 2016

Dia yang kubenci...

Dalam hidup ini, pasti pernah merasa tidak menyukai seseorang. Entah karena orang itu pernah berbuat dzalim pada diri kita, atau kita merasa cemburu, kesalahpahaman, atau apapun lah itu alasannya.

Begitu pun yang terjadi denganku. Aku pernah membenci beberapa orang, menyebalkan, memang. Tetapi kalau kupikir-pikir, dari orang-orang yang pernah kubenci itu, seiring berjalannya waktu Allah selalu "membuka" siapa orang itu sebenarnya dan mengapa dia berbuat seperti itu (yang membuat aku sebalss).

Pernah aku merasa kesal dengan seseorang karena aku cemburu sih sebenarnya. Tapi lama-lama Allah tunjukkan, dia begitu baik padaku. Hiks... orang yang aku benci ternyata orang yang paling peduli denganku, yang paling banyak mendoakan kebaikan untukku, yang mengingat hari-hari istimewa dalam hidupku di saat orang lain melupakannya.

Kadang Allah tunjukkan latar belakangnya...
Dia adalah anak yatim (tipe manusia yang gak boleh dibenci kan -_-), atau sebelumnya kehidupannya buruk, sering didzalimi orang lain, pokoknya yang membuatku lebih bersyukur dengan kehidupanku sekarang daripada dia dan masa lalu kelamnya. Yang ini bikin nggak tega untuk membenci.

Ibuku pernah berpesan, "kalo mau benci seseorang, ingat kebaikannya. Kalo nggak ada, ingatlah dia juga makhluk ciptaan Allah." dan Allah sangat menyayangi setiap makhluk-Nya.

Kita sering melihat orang lain hanya dari luarnya aja, tapi nggak tau apa yang pernah dilalui orang itu. Seperti slogan bbc "see both side of the story" karena sesuatu terjadi selalu dengan alasan.

Lagipula, memangnya siapalah diri kita? Sudah layak kah untuk dicintai?
Kehidupan itu Allah yang menentukan, kita yang jalanin, dan orang lain yang ngomentarin.
Friday, 5 August 2016

Kisah Mukidi (3) : Ingin Pintar

Pada suatu hari bu guru sedang mengajar murid-muridnya. Karena bosan, murid-muridnya pun malah asyik mengobrol dan sibuk dengan kegiatan mereka sendiri-sendiri. Bu guru pun marah karena dia merasa dicuekin, tak lama kemudian bu guru memulai aksi marah-marahnya.

Guru : "Kalian ini ngobrol saja kerjaannya... Apa kalian tidak ada yang mau mendengarkan pelajaran??"

Murid : "Tidak Buuu.." Murid-murid serentak menjawab (Sang gurupun makin kesal).

Guru : "Dasar kalian murid-murid bodoh... Kenapa kalian bisa masuk sekolah ini??"

Murid : "Karena kami ingin pintar, Bu..."

Guru : "Kalau begitu siapa yang merasa bodoh berdiri... Biar nanti saya ajari.." (Murid-muridpun hening karena tidak ada yang merasa dirinya bodoh, tapi tiba-tiba Mukidi berdiri)

Guru     : "Bagus Mukidi, kamu merasa diri kamu masih bodoh yah??"

Mukidi : "Tidak Buu.."

Guru : "Lalu kenapa kamu berdiri??"

Mukidi : "Saya tidak tega saja, Bu..."

Guru : "Gak tega kenapa??"

Mukidi : "Ngeliat ibu berdiri sendirian..."

Guru : "!!!!!????"
Thursday, 4 August 2016

Kisah Mukidi: Cara Berpikir

Suatu hari, Mukidi ditanya oleh ibu gurunya soal hitungan matematika...

Bu Guru : Mukidi, ada 5 bebek liar yang sedang mencari makan di sawah. Kalau ditembak pemburu, kena 1 ekor, yang ada tinggal berapa ?

Setelah berpikir sejenak, Mukidi menjawab : "Gak ada sisanya, bu.”

Bu Guru bertanya : "Kenapa gak ada sisanya ?"

Mukidi menjawab: "Yg lain terbang semua, karena kaget dan takut bu.."

Bu Guru tersenyum bijak dan berkata : "Yah, sebetulnya bukan itu jawabannya, tapi saya suka cara berpikir kamu"

Mukidi tidak mau kalah : "Boleh saya gantian bertanya, bu guru ?"

Bu Guru : ”Boleh."

Mukidi : "Ada tiga perempuan sedang makan es krim, yang satu makannya dikunyah-kunyah, yang satu digigit-gigit, dan yang terakhir dijilat-jilat.. Pertanyaannya, perempuan mana yg sdh menikah ?"

Tanpa pikir panjang Bu Guru menjawab : ”Sudah pasti yang menjilat-jilat es krimnya.”

Mukidi senyum-senyum dan berkata : "Sebetulnya bukan itu jawabannya.. Yang benar adalah yang pakai cincin kawin bu... Tapi saya suka cara berpikir ibu."

Khasiat Terong Belanda

Hari ini mamang OB nawarin jus varian baru, terong belanda. Jus terong belanda ini eye catching, ada dua warna dalam satu gelas. Beda sama jus-jus lainnya yang ditawarkan mamang.

jus terong belanda
Penasaran, gw search wujud terong belanda. Ternyata terong belanda itu mirip tomat dan memang ada yang menyebutnya tomat pohon. Rasanya agak asam tapi enak dan segar. Hhehe... itu karena terong belanda mengandung unsur: air, lemak, serat, protein, kalsium, magnesium, vitamin A, vitamin C, karbohidrat, zat besi dan fosfor.

Selain itu gw juga mencari tau beberapa khasiat dari terong belanda, yaitu :
  • Menyegarkan tubuh
  • Meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh
  • Mencegah kanker
  • Memperbaiki DNA yang rusak
  • Berperan sebagai antioksidan
  • Menjaga kesehatan mata
  • Menyembuhkan dan meredakan panas dalam
  • Menjaga dan melancarkan proses pencernaan
  • Mengobatin penyakit maag.
Karena rasanya yang enak dan menyegarkan, jus ini akan jadi jus favorit gue. Hehehe....
Wednesday, 3 August 2016

Kisah Mukidi: Tebak Nama Hewan

Guru : "Anak-anak, apa nama binatang yg dimulai dgn huruf G ?".

Dgn cepat Mukidi berdiri dan menjawab : "Gajah, bu guru !"

Guru :"Bagus, pertanyaan berikutnya. Apa nama binatang yg dimulai dgn huruf 'D' ?"

Semua murid diam, tapi Mukidi kembali berdiri dan menjawab :"Dua gajah, Bu Guru..."

Murid-murid tertawa, guru merasa kesal sama Mukidi

Guru :"Mukidi, kamu berdiri di pojok sana ! Ayo anak-anak kita lanjutkan. Pertanyaan berikut, binatang apa yg dimulai dgn huruf "M"? 

Semua murid diam.
Tapi lagi2 Mukidi menjawab dgn tenang : "Mungkin Gajah..."

Guru :"Mukidi, kamu keluar dan berdiri di depan pintu !" 

Mukidi keluar dgn wajah sedih. Guru melanjutkan.

Guru :"Pertanyaan terakhir. Anak-anak, binatang apa yg dimulai dgn huruf "J"?

Guru menunggu jawaban, tapi semua diam.

Tak lama sayup-sayup terdengar suara Mukidi dari luar kelas : "Jangan-jangan Gajah"

Saking kesalnya, Bu Guru menyuruh Mukidi pulang....

Akhirnya guru lega dan kembali ke kelas.

Guru : "Sekarang anak-anak, binatang apa yg diawali dengan huruf P ?"
Sekali lagi semua murid terdiam.

Tiba-tiba HP bu Guru berdering.
Guru : "Ya hallo..."

HP : 'Maaf bu, saya Mukidi,  jawabannya, Pasti Gajah"

Guru : Mukidiiiiiii...!!!!!!!