Dia yang kubenci...





Dalam hidup ini, pasti pernah merasa tidak menyukai seseorang. Entah karena orang itu pernah berbuat dzalim pada diri kita, atau kita merasa cemburu, kesalahpahaman, atau apapun lah itu alasannya.


Begitu pun yang terjadi denganku. Aku pernah membenci beberapa orang, menyebalkan, memang. Tetapi kalau kupikir-pikir, dari orang-orang yang pernah kubenci itu, seiring berjalannya waktu Allah selalu "membuka" siapa orang itu sebenarnya dan mengapa dia berbuat seperti itu (yang membuat aku sebalss).

Pernah aku merasa kesal dengan seseorang karena aku cemburu sih sebenarnya. Tapi lama-lama Allah tunjukkan, dia begitu baik padaku. Hiks... orang yang aku benci ternyata orang yang paling peduli denganku, yang paling banyak mendoakan kebaikan untukku, yang mengingat hari-hari istimewa dalam hidupku di saat orang lain melupakannya.

Kadang Allah tunjukkan latar belakangnya...
Dia adalah anak yatim (tipe manusia yang gak boleh dibenci kan -_-), atau sebelumnya kehidupannya buruk, sering didzalimi orang lain, pokoknya yang membuatku lebih bersyukur dengan kehidupanku sekarang daripada dia dan masa lalu kelamnya. Yang ini bikin nggak tega untuk membenci.

Ibuku pernah berpesan, "kalo mau benci seseorang, ingat kebaikannya. Kalo nggak ada, ingatlah dia juga makhluk ciptaan Allah." dan Allah sangat menyayangi setiap makhluk-Nya.

Kita sering melihat orang lain hanya dari luarnya aja, tapi nggak tau apa yang pernah dilalui orang itu. Seperti slogan bbc "see both side of the story" karena sesuatu terjadi selalu dengan alasan.

Lagipula, memangnya siapalah diri kita? Sudah layak kah untuk dicintai?
Kehidupan itu Allah yang menentukan, kita yang jalanin, dan orang lain yang ngomentarin.

0 comment(s):